Tak Hanya Indonesia, Panah Banjar Tembus Hingga Malaysia

Share:
Panah Banjar

Dunia panahan mungkin mulai marak di Indonesia, beberapa sekolah saja mulai memberikan pelatihan panahan pada muridnya. Panah dianggap mampu melatih fokus, serta kepercayadirian seseorang. 

Bisnis anak panah pun menjadi peluang usaha yang cukup menjanjikan, bahkan usaha panah Banjar bisa tembus hingga Negeri Jiran Malaysia. 

Panah Buatan Banjar Mampu Tembus Hingga Luar Negeri
Melihat meningkatnya dunia panahan, membuat bisnis pembuatan panah pun ikut meroket. Di Indonesia sendiri, bisnis ini memang cukup diminati oleh masyarakat. 

Salah satu warga yang menggeluti bisnis membuat panah adalah Zaenal Arifin, seorang warga dari Banjar. Pria warga Lingkungan Babakansari itu, membuat panah sendiri dengan bantuan 10 orang karyawannya. 

Zaenal mengaku telah membuat puluhan jenis panah, yang selanjutnya dijual di berbagai pelosok daerah. Bahkan produk panah buatannya telah menyebar hingga ke seluruh provinsi di Indonesia. Keuntungan yang didapatkan pun cukup tinggi, sejak tahun lalu kini ia telah menghasilkan lebih dari 3000 set panah. 

Produk panah buatan Zaenal ini pun cukup digemari, karena kualitasnya yang tinggi. Panah banjar ini pun sudah tembus hingga luar negeri, utamanya konsumen asal negeri Jiran Malaysia. 

Meskipun alat panah buatannya masih manual, namun Zaenal percaya bahwa ia mampu memanfaatkan peluang bisnis panah dengan baik. 

Meskipun permintaannya cukup banyak, namun Zarnal pun percaya ia mampu memenuhi setiap pesanan dari konsumen. Zaenal menunjuk para pemula, untuk target pasarnya. Sehingga Zaenal pun memproduksi panah kepada mereka pada konsumen, yang melirih harga lebih murah dari panah buatan China atau Korea. 

Harga Lebih Murah, Kualitas Tetap Baik
Panah yang dijual oleh Zaenal ini tergolong cukup murah, kalau yang biasa digunakan oleh atlit umumnya dibanderol cukup mahal. 

Bahkan pada panahan yang produksi luar negeri mencapai jutaan, bahkan tidak sedikit pula yang memiliki harga puluhan juta rupiah. Namun Zaenal tidak mematok harga tinggi tersebut, ia masih membandrol harga sekitar Rp 150 ribu hingga Rp 400 ribu saja.

Pembuatan panah Banjar ini pun terbilang cukup mudah, namun butuh ketelitian yang tepat. Bahan baku yang digunakan adalah kayu jati, serta bambu atau PVC. 

Dilansir dari media lokal Kota Banjar harapanrakyat.com, dalam memproduksi setiap panah ini pun, Zaenal memang memberdayakan beberapa karyawan yang sebelumnya tidak memiliki pekerjaan tetap. 

Mulanya Zaenal melihat seorang penjual souvenir di sejumlah tempat, dari hal tersebut ia dan sahabatnya pun mulai membuat panah. 

Bahan yang digunakan pun seadanya, yaitu kayu bekas yang dapat dikumpulkan. Zaenal ingin masyarakat menggemari olahraga, terutama olahraga sunnah dalam agama Islam yaitu panahan. 

Setelah membuat 5 set panah, nyatanya dapat terjual hingga harga Rp 600 ribu rupiah. Tentu dari hal tersebut ia melihat peluang yang sangat bagus dan cukup terjamin, dan hasilnya pun terbukti panah hasil buatan Zaenal bahkan masuk ke pasar negeri tetangga. Omset yang didapatkan untuk setiap bukan, bisa mencapai 160 set lebih panahan. 

Melihat tingginya peluang keuntungan di dunia bisnis panah banjar ini, tentu banyak pula yang ingin menggelutinya baik sekitar Banjar maupun luar Banjar. Namun Zaenal pun menyarankan, tentunya dalam bisnis terdapat pasang surutnya. 

Ia menyarankan untuk tidak perlu menggantungkan pada modal besar, cukup selalu tawakal dan diimbangi dengan usaha yang serius. 

Mungkin beberapa akan beranggapan, bahwa modal awal dari usaha ini cukup tinggi. Nyatanya Zaenal saja memulai usaha dengan beberapa bongkahan kayu bekas, tentu modal awal tidak selalu tergantung dari besar kecilnya nilai. Dahulu bahkan Zaenal terus berusaha untuk memposting produknya pada media jual beli online. 

Seluruh usaha dan doa yang dipanjatkan oleh Zaenal, kini mulai terasa hasilnya. Kini ia tidak lagi melakukan posting pada media jual beli online, hal ini karena sudah banyak marketing di berbagai daerah. 

Tentunya Zaenal pun pasti mengalami pasang surut dunia bisnis, namun dengan keinginan yang gigih dan tawakal tentu kesuksesan dapat diraih. 

Dunia bisnis memang selalu berkembang dari waktu ke waktu, dari persaingan yang ketat tersebut pelaku usaha perlu pintar dalam melihat peluang di setiap kesempatan. 

Sama seperti bisnis panah di Banjar ini, modal yang dimulai pun tidak membutuhkan nilai yang tinggi. Selama ada tekat dan usaha, serta diimbangi dengan kesabaran tentu keberhasilan pun bisa diraih.

No comments